Waspadai DBD, Warga Diminta Giatkan Gotroy

BANDA ACEH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh meminta masyarakat menggiatkan gotong royong untuk mewaspadai dan mengantisipasi meningkatknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), di tahun 2010 ini. Warga diminta rutin membersihkan tempat-tempat yang menjadi sarang jentik nyamuk aedes aegypti.Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, dr Media Yulizar MPh, kepada Serambi menyebutkan, angka kasus DBD tahun 2010 sebanyak 750 kasus meningkat drastis dibanding tahun 2009 yang hanya 313 kasus. Karena itu, untuk mengantisipasi meningkatnya kasus DBD di tahun 2011, ia mengharapkan partisipasi masyarakat untuk senantiasa bergotong royong di lingkungannya.

“Jika suatu gampong, masyarakatnya terjangkit DBD dan jumlah kasusnya tinggi, fogging tidak efektif untuk mengatasinya. Sebab yang dibunuh nyamuk dewasa bukan jentiknya. Akan lebih baik jika warga membersihkan perkarangan dan dalam rumahnya, serta bergotong royong membersihkan lingkungan sekitarnya,” kata Media.

Sementara itu menanggapi tentang tingginya kasus DBD di Gampong Luengbata, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh tiga bulan belakangan ini, Media meminta keuchik memberi hasil pemeriksaan laboratorium kepada puskesmas setempat untuk diambil tindakan pencegahan. Jika kasus tinggi maka akan dilakukan fogging. “Sekali lagi saya tegaskan foging cuma mematikan nyamuk dewasa,” tegas Media.(c47)

sumber : http://www.serambinews.com/

Iklan

Tentang bpmkotabandaaceh

Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh
Pos ini dipublikasikan di Berita, Bid. Ketahanan Masyarakat dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s