5.986 Desa Akan Terima BKPG 2011

BANDA ACEH – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh Drs H M Ali Basyah MM mengatakan, jumlah desa yang akan menerima dana Bantuan Keuangan Pemakmue Gampong (BKPG) 2011 sebanyak 5.986 desa, yang tersebar di 247 kecamatan dalam 18 kabupaten. “Penyaluran dana BKPG 2011 sebesar Rp 50 juta/desa dilakukan setelah semua persyaratan yang dibutuhkan untuk pencairan dana itu selesai diverifikasi oleh fasilitator kecamatan, kabupaten dan provinsi secara bertahap,” ujarnya kepada Serambi, Senin (20/6).

Untuk itu, kata Ali Basyah, masing-masing gampong harus sudah menyerahkan dokumen pertanggungjawaban penggunaan dana BKPG 2010 Rp 50 juta, dan lanjutannya sebesar Rp 25 juta, paling lambat 30 Juni 2011. Sebab, BPM Aceh menargetkan pada Juli ini semua desa sudah menerima dana BKPG 2011. Ali Basyah mengatakan, target itu dibuat agar pada pertengahan Juli, semua desa dapat melaksanakan program kegiatan yang telah direncanakan. Antara lain, pembangunan jalan, jembatan, irigasi, sekolah, gedung kesehatan, air minum, sumur bor, listrik desa, serta pemberian pinjaman modal usaha kepada kelompok perempuan, terutama yang tingkat pengembaliannya lancar.

Untuk kelompok perempuan menjadi perhatian khusus dalam program pemberdayaan ekonomi BKPG, kata Ali Basyah, karena jumlahnya sangat banyak dan kelompok ini masuk dalam kelompok rawan kemiskinan. Untuk itu, ini menjadi perhatian khusus dalam program BKPG maupun program PNPM Mandiri Pedesaan.

Secara simbolis, dana BKPG 2011, telah disalur Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, pada pembukaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke VIII se-Provinsi Aceh, pekan kemarin, di Gampong Merah Mege, Kecamatan Atue Lintang, Kabupaten Aceh Tenggah. Ada sembilan gampong yang menerimanya dengan nilai dana sebanyak Rp 450 juta. Pembukaan BBRGM itu dilaksanakan bersamaan dengan hari kegiatan PKK ke 39, Harkopnas ke 29, Harganas ke 18, dan hari Krida Pertanian ke 39. Pada acara itu, Gubernur Irwandi Yusuf memberi penghargaan kepada desa terbaik yang melaksanakan program BKPG, dan juga kepada fasilitator kecamatan maupun desa.

Tujuan dari pemberian penghargaan kepada desa-desa yang sangat baik melaksanakan program BKPG dan Program PNPM Mandiri Pedesaannya,dengan maksud untuk memotivasi desa-desa penerima dana BKPG untuk berbuat yang terbaik dan maksimal lagi dalam mengimplementasi program BKPG yang telah direncanakan dan disepakati bersama. Program BKPG dan PNPM Mandiri Pedesaan, menurut Ali Basyah, adalah program pembangunan berbasis pedesaan yang langsung memberdayaan masyarakat desa sebagai pelaku sekaligus objek dan penikmat atau sasaran dari program yang akan dilaksanakan. “Kecuali itu, dengan adanya kedua program itu, jumlah uang beredar di masyarakat menjadi banyak dan ini sangat membantu menurunkan jumlah penduduk miskin dan pengangguran di desa,” ujar Ali Basyah.(her)

sumber : http://aceh.tribunnews.com

Iklan

Tentang bpmkotabandaaceh

Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh
Pos ini dipublikasikan di Berita, Bid. Penguatan & Pengembangan Kelembagaan Masy. dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s