Masuk Kapal Apung Gratis

Kembali Dibuka untuk Umum
BANDA ACEH –  Objek wisata Kapal PLTD Apung di Punge Blangcut, Kecamatan Jayabaru, Banda Aceh, mulai Rabu (4/4) kemarin, dibuka kembali untuk umum. Objek wisata andalan Kota Banda Aceh ini sudah selesai direnovasi dengan dana Rp 24,4 miliar dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Monumen ini resmi dibuka untuk umum mulai hari ini (kemarin-red). Untuk sementara, Pemko Banda Aceh belum mengutip retribusi atau biaya apapun dari pengunjung alias gratis. Ke depan retribusi tetap ada setelah adanya perda atau qanun,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banda Aceh, Drs Reza Fahlevi MSi, usai peresmian monumen tersebut, kemarin.
Peresmian objek wisata peninggalan tsunami tersebut, dilakukan Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM RI, Dr Raden Sukhyar, didampingi Pj Wali Kota Banda Aceh, Drs T Saifuddin TA. Objek wisata itu dibuka kembali setelah ditutup sejak Juli 2011.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banda Aceh mengharapkan dengan peresmian objek wisata tersebut bisa membantu Pemko Banda Aceh mendongkrak perekonomian masyarakat dan mendukung pengembangkan industri-industri kecil kepariwisataan.

Karena itu, Saifuddin meminta keterlibatan semua pihak dalam upaya menjaga dan merawat monumen yang menjadi saksi sejarah yang telah membuka mata dunia terhadap kedahsyatan gelombang tsunami di Aceh, 26 Desember 2004 itu.

“Kami berharap monumen ini dapat dijaga dan dikelola dengan baik. Kami juga sangat berterima kasih kepada Kementerian ESDM RI atas dukungan dan bantuannya. Semoga monumen ini bisa menjadi pusat edukasi tsunami dan tujuan wisata di kota ini,” harapnya.

KEPALA Disbudpar Banda Aceh, Reza Fahlevi menyebutkan monumen Kapal PLTD Apung akan dikelola oleh 13 petugas yang merupakan warga setempat. Objek wisata ini dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Menurut Reza, pembenahan yang dilakukan selama ini antara lain kios souvenir, pembangunan taman pejalan kaki dengan fasilitas jalan berkerikil, warung kuliner, pembangunan air mancur, lokasi parkir, dan mushalla.(mir)

sumber : http://aceh.tribunnews.com

Tentang bpmkotabandaaceh

Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s