Pelatihan Public Speaking bagi Perempuan

speakingWakil Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE meminta kaum perempuan di kota Banda Aceh mampu berbicara didepan umum dan mampu membangun komunikasi dengan siapapun sehingga setiap ide yang ada dalam dirinya dapat tersampaikan dengan baik.

Hal ini disampaikan Illiza, saat dirinya didaulat sebagai pemateri pada acara pelatihan public speaking yang di gelar oleh Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Banda Aceh, Selasa (4/12) di Aula Lantai IV, Gedung A Kantor Walikota.

Menurut Illiza, salah satu kendala yang paling mendasar pada diri perempuan adalah kurang mampu menyampaikan pendapat atau berkomunikasi dengan baik, sehingga, kondisi ini sangat berpengaruh pada peningkatan dan pengembangan dirinya. Padahal seseorang atau siapapun akan dapat dilihat kemampuan dan kualitas dirinya dari cara orang tersebut berkomunikasi dengan orang lain serta mampu menyampaikan ide atau buah pikirannya kepada orang lain.

Selain itu, Illiza juga melihat permasalahan kurangnya kecakapan peMusrenarempuan dalam berbicara didepan umum karena berbagai sebab, diantaranya karena tidak pernah berorganisasi, tidak pernah mengikuti pelatihan maupun tidak pernah mengikuti kegiatan-kegiatan yang sifatnya mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas kemampuan dirinya. “Mulai sekarang, perbanyaklah ikuti pelatihan seperti ini karena akan meningkatkan kapasitas diri, dulu saya juga tidak pinter berbicara, rasa grogi juga saya rasakan saat berbicara, tapi saya belajar, mengikuti pelatihan dan menempa diri, Alhamdulillah sekarang saya sudah tidak grogi lagi saat berbicara” ujar Illiza yang disambut gelak tawa para hadirin yang mengikuti pelatihan tersebut.

Saat ini, lanjutnya, Pemko Banda Aceh telah berupaya menampung aspirasi perempuan dalam program pembangunan kota, yakni Musrena. “Kalau perempuan tidak memiliki kemampuan berbicara didepan umum, pastinya ide-ide yang dimilikinya tidak akan terserap dalam Musrena, kan rugi?” Ujar Illiza. Pada kesempatan tersebut, Illiza yang bertindak sebagai pemateri sempat memberikan tip-tip dan pengalamannnya kepada peserta. Ada beberapa tip yang perlu diperhatikan saat berbicara di depan umum agar yang kita bicarakan di dengar dan merasa menarik bagi semua orang, diantaranya, bersikap jujurlah dalam menyampaikan ide, percaya diri, harus mampu menjaga sikap sehingga meraih simpati pendengar dan mampu bersikap terbuka kepada audien.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan yang juga Kepala kantor PPKB Kota Banda Aceh Ir. Badrunnisa dalam laporannya mengatakan pelatihan ini di lakukan sesuai dengan yang dirumuskan dalam musyawarah Rencana Aksi Perempuan (Musrena) tahun 2011 yang menyebutkan Public Speaking bagi perempuan perlu dilaksanakan dalam rangka melatih perempuan Kota Banda Aceh cakap dalam berbicara, tidak gugup dan berani tampil di depan umum. Pelatihan yang berlansung sehari ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai elemen, yakni unsur Partai Politik, Balee Inong, unsur PKK Kota Banda Aceh dan dari organisasi perempuan lainnya.

 (Sumber : Humas Pemko Banda Aceh / MKK)

Tentang bpmkotabandaaceh

Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh
Pos ini dipublikasikan di Berita, Bid. Ketahanan Masyarakat dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s