Raker Pemko Banda Aceh 2014

Sekda.rakerBanda Aceh – Sekdakota Banda Aceh Drs T Saifuddin TA M Si meminta semua Kelompok Kerja (Pokja) menetapkan target kinerja yang jelas dari masing-masing isu yang dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) Pemerintah Kota Banda Aceh. Permintaan Sekdakota ini terungkap saat sesi presentasi pada Raker Pemko 2014, Sabtu (22/2/2014) d Aula Lantai IV, Gedung A, Balaikota Banda Aceh.

Kata Sekda, sebenarnya masing-masing Pokja telah memiliki indentifikasi masalah dari berbagai program yang telah dilakukan Pemko selama ini. Lanjutnya, yang kurang adalah ketiga Pokja ini belum menetapkan target yang jelas dan terukur.

“Tujuan Raker kita gelar kan untuk mengetahui sejauh mana capaian tahun lalu dan memastikan catatan-catatan yang akan dilakukan kedepan. Disini masalahnya kita belum konsisten menetapkan target” ujar Sekda.

Menurutnya, dalam pelaksanaan Raker ini masing-masing Pokja harus mampu menetapkan target yang jelas dan sewaktu-waktu dapat diukur indikator kesuksesannya, jangan bersifat umum.

“Ketika targetnya bersifat umum seperti ini akan sulit mengukur tingkat keberhasilannya nanti” Kata Saifuddin.

“Mungkin bisa saya contohkan, sebelum adanya program pendidikan diniyah dii sekolah-sekolah, siswa di Banda Aceh hanya 50 % yang mampu membaca Al-quran, Namun setelah program itu kita terapkan sekarang sudah 98 % yang mampu baca Al-quran. Jadi harus ada target yang pasti” tambah Sekda mencontohkan.

Hal senada juga disampaikan Plh Walikota Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE, Illiza menganjurkan masing-masing Pokja harus memiliki data awal yang akurat dari setiap persoalan pembangunan untuk kemudiian merencanakan pembangunan kedepannya.

“Ketika data yang kita miliki tidak akurat maka akan sulit merencanakan program kedepannya” ujar Illiza.

Selain itu, Illiza juga meminta program Kawasan Tanpa Rokok (KTR) juga ikut dibahas dalam Raker, karena menurutnya KTR ini belum berjalan maksimal.

“Ini mesti kita bahas juga, evaluasi dulu kemudian kita carikan solusi agar program ini lebih baik lagi impementasinya” pinta Illiza.

Illiza juga menginginkan setiap program di format secara lebih baik dan mesti dipilah-pilah mana mana kategori yang sifatnya urgen dan mana yang tidak.

Pada Raker 2014 ini, dibahas tiga isu yakni, penertiban kota yang menjadi tugas dari Pokja Satu yang diketuai Drs Tarmizi Yahya MM, kemudian isu pemberdayaan ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial menjadi tugas dari pokja Dua yang diketuai Ir T Buchari Budiman dan isu peningkatan pengamalan Syariat Islam dibahas pokja Tiga yang diketuai Drs Ramli Rasyid M Si.

Raker yang mengusung tema ‘Melalui raker pemko tahun 2014 kita samakan persepsi dan sinerjikan langkah untuk terwujudnya Banda aceh Model Kota Madani’ ini berlansung hingga malam hari hingga diikuti oleh seluruh Kepala SKPD jajaran Pemko Banda Aceh. (Mkk)

sumber : http://www.bandaacehkota.go.id

 

Tentang bpmkotabandaaceh

Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Banda Aceh
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s